Usaha kuliner lokal di Kota Pelaihari terus menunjukkan kreativitasnya. Salah satunya adalah Makanan Sehat Pelaihari, bisnis kuliner kolaborasi tiga pelaku usaha yang kini semakin dikenal masyarakat, khususnya selama bulan Ramadan.
Salah satu penggagasnya, Rohmah Gasila Sa’bana, menceritakan bahwa usaha ini awalnya berdiri dengan nama Sayur Instan Pelaihari. Pada tahap awal, ia berjualan sendiri pada sore hari dengan menawarkan sayur instan dan ikan marinasi.

“Awalnya ulun jualan sendiri sore hari, jual sayur instan dan ikan marinasi. Habis itu ulun nambah jualan kukusan (polo pendem),” ujarnya.
Seiring waktu, permintaan pasar mulai berkembang. Banyak pelanggan yang menginginkan kukusan (polo pendem) dijual pada pagi hari. Melihat peluang tersebut, Gasila pun mulai membuka lapak kukusan sejak pagi.
Namun, ia merasa produk yang dijual di pagi hari masih kurang variatif. Ia kemudian mengajak rekannya dari Dapoer E Dewe untuk bergabung menjual buah potong, jus buah murni, dan smoothies. Tak berhenti di situ, kolaborasi semakin meluas dengan menggandeng Street Box Pelaihari yang menghadirkan salad sayur, sandwich, dan wanpaku.
Dari kolaborasi tiga usaha tersebut, nama bisnis pun resmi berubah menjadi Makanan Sehat Pelaihari.
“Karena sudah join bertiga, akhirnya kami sepakat ubah nama jadi Makanan Sehat Pelaihari,” jelas Gasila kepada inikalsel.id, Senin (23/2/2026).
Fokus Menu Ramadan
Memasuki bulan Ramadan, beberapa menu seperti kukusan (polo pendem), salad sayur, sandwich, dan wanpaku untuk sementara diliburkan. Selama Ramadan, Makanan Sehat Pelaihari mulai beroperasi pukul 15.30 WITA hingga waktu berbuka.
Adapun menu yang ditawarkan meliputi sayur instan dan ikan marinasi sebagai menu utama. Selain itu tersedia pula aneka persambalan seperti ikan teri tempe kering, telang asam manis, baby cumi, dan lainnya.
Untuk menu takjil dan minuman, pilihan yang disediakan cukup beragam, di antaranya buah potong, jus buah murni, smoothies, cendol kecebong, susu kurma, es lumut, thai tea, hingga berbagai jajanan khas Ramadan.
Sementara itu, khusus selama Ramadan, Street Box Pelaihari menghadirkan menu andalan berupa dimsum mentai lumer.
Latar Pendidikan Pelaku Usaha
Menariknya, usaha kolaboratif ini digawangi oleh sumber daya manusia yang berpendidikan. Tiga orang pengelola merupakan lulusan S1, satu di antaranya sedang melanjutkan pendidikan S2, serta satu orang lulusan SMA.
Dengan konsep kolaborasi dan menu yang terus menyesuaikan kebutuhan pasar, Makanan Sehat Pelaihari optimistis dapat terus berkembang dan menjadi salah satu pilihan kuliner sehat masyarakat Pelaihari, khususnya selama bulan suci Ramadan. Dede![]()










