Kenaikan harga bahan pokok mulai terasa di Pasar Pelaihari dalam dua hari menjelang bulan Ramadhan 2026. Para pedagang menyebutkan lonjakan harga bervariasi, mulai dari Rp1.000 hingga Rp5.000 per komoditas.
Hasan, pedagang sembako, mengatakan telur dan minyak goreng mengalami kenaikan sekitar Rp1.000 dari harga normal. Namun, menurutnya, hampir seluruh komoditas bahan pokok merangkak naik menjelang puasa. Ia juga menambahkan harga tepung ikut meningkat akibat kelangkaan stok. Hal itu disampaikannya kepada inikalsel.id pada Senin siang (16/2/2026).
Selain faktor musiman, isu meningkatnya permintaan dari program MBG turut disebut berdampak pada pasokan di pasar. Permintaan daging ayam dalam jumlah besar setiap hari membuat stok di tingkat pasar berkurang dan memengaruhi harga di tingkat pedagang.
Pedagang lain, Bashori (75), menilai kenaikan harga kerap dipengaruhi permainan tengkulak yang memanfaatkan momentum hari besar keagamaan. Menurutnya, tengkulak sering menaikkan harga jual ke pedagang saat permintaan meningkat, sementara hasil panen petani dibeli dengan harga rendah. Akibatnya, harga di pasaran bisa melonjak berkali lipat.
Sementara itu, Fitri (50), pedagang ikan gabus atau haruan, mengungkapkan harga ikan air tawar juga mengalami kenaikan. Permintaan yang meningkat tidak diimbangi ketersediaan stok membuat harga haruan dan ikan air tawar lain ikut terdorong naik.
Menanggapi kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Tanah Laut disebut telah melakukan pemantauan harga di sejumlah pasar tradisional menjelang Ramadhan. Pemerintah daerah juga mendorong koordinasi dengan distributor agar pasokan tetap lancar serta membuka opsi pelaksanaan operasi pasar jika lonjakan harga dinilai memberatkan masyarakat. Imbauan kepada pedagang agar tidak menaikkan harga secara berlebihan turut disampaikan guna menjaga stabilitas pasar.
Kenaikan harga bahan pokok menjelang hari besar keagamaan disebut bukan hanya terjadi di Pelaihari, tetapi juga di berbagai daerah lain di Indonesia, seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang Ramadhan. Dede![]()










