27 C
Banjarbaru
Senin, Maret 2, 2026
spot_img

Jejakrekam.com Rayakan HUT ke-9, Tegaskan Komitmen Perkuat Pers Kritis dan Demokratis

Media daring Jejakrekam.com memperingati hari jadinya yang ke-9 dengan menggelar kegiatan refleksi dan silaturahmi dalam suasana kebersamaan di Cangkir Coffee, Jalan Mahligai KM 7, Pemurus Luar, Banjarmasin, Minggu (4/1/2026).

Direktur Utama PT Jejak Rekam Banua, Abdul Haris Makkie, dalam sambutannya menegaskan bahwa peringatan ulang tahun ini tidak sekadar menjadi seremoni bertambahnya usia, tetapi menjadi momentum kontemplasi, evaluasi, dan penguatan peran pers dalam kehidupan demokrasi.

“Sembilan tahun ini adalah perjalanan panjang yang harus kita refleksikan bersama. Kita tidak hanya merayakan usia, tetapi juga menimbang sejauh mana kontribusi Jejakrekam dalam menghidupkan kebebasan pers dan memperkuat demokrasi,” ujarnya.

Haris menekankan bahwa pers memiliki posisi strategis sebagai pilar keempat demokrasi, berperan mengawal eksekutif, legislatif, dan yudikatif, sekaligus menjalankan fungsi kontrol sosial sebagaimana diamanatkan dalam undang-undang pers.

“Pers harus tetap kritis terhadap fenomena dan problematika masyarakat. Media tidak boleh kehilangan daya kritisnya, terutama saat berhadapan dengan kekuasaan dan kepentingan tertentu,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya menjaga independensi dan integritas media, baik dari sisi perusahaan maupun redaksi, karena kualitas pers secara langsung memengaruhi kualitas demokrasi.

“Independensi pers bukan hanya soal bisnis media, tetapi berdampak pada kualitas demokrasi itu sendiri,” lanjut Haris.

Dalam forum tersebut, Haris juga menyampaikan gagasan penguatan ekosistem media, termasuk inisiasi pembentukan jejaring pemilik media daring yang tengah diwacanakan di tingkat nasional sebagai upaya memperkuat pendidikan publik, profesionalisme pers, dan ketahanan industri media di tengah tantangan finansial.

Lebih jauh, ia mengungkapkan bahwa peringatan HUT ke-9 Jejakrekam akan diperluas ke dunia pendidikan melalui program masuk ke kampus dan sekolah, guna memberikan literasi pers serta pemahaman kebebasan berpendapat kepada generasi muda.

“Sembilan tahun bukan usia yang sepenuhnya dewasa, tetapi usia yang menuntut introspeksi dan langkah strategis. Kami ingin Jejakrekam hadir sebagai media yang bebas, berpihak pada kebenaran, dan memberi pencerahan bagi masyarakat,” tuturnya.

Haris menutup sambutannya dengan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pendiri, redaksi, mitra, narasumber, akademisi, serta masyarakat yang telah memberikan dukungan dan legitimasi kepada Jejakrekam selama sembilan tahun perjalanan.

“Semoga apa yang kita bicarakan hari ini menjadi awal kebangkitan baru bagi Jejakrekam untuk terus berkontribusi bagi pers yang sehat dan demokrasi yang bermartabat,” tutupnya.

Peringatan hari jadi tahun ini dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat, tokoh agama, akademisi, dan lainnya, mereka diberi kesempatan menyampaikan pandangan berdasarkan latar belakang masing-masing yang terkait dengan tema yakni, “Peran Pemilik Media dalam Menjaga Independensi Jurnalistik dan Menegakkan Suara Kebenaran”. As

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Latest Articles

- Advertisement -spot_img