30 C
Banjarbaru
Selasa, Maret 3, 2026
spot_img

Gelar Aksi di Mapolda Kalsel, Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Tuntut Reformasi Total Institusi Polri

Gelombang protes besar melanda depan Kantor Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Selatan di Banjarbaru pada Senin, 2 Maret 2026. Massa yang tergabung dalam aliansi mahasiswa, pemuda, dan berbagai elemen masyarakat sipil menuntut reformasi besar-besaran di tubuh Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menyusul rentetan kasus kekerasan yang melibatkan oknum aparat.

Massa aksi mulai memadati area depan Mapolda Kalsel sejak pukul 15.00 WITA dengan mengenakan pakaian serba hitam sebagai simbol duka. Dalam aksinya, aliansi ini membawa sejumlah atribut demonstrasi, termasuk foto-foto korban yang diduga menjadi sasaran kekerasan oknum polisi sebagai bentuk protes keras terhadap tindakan represif.

Dalam orasinya di depan gerbang Mapolda, Presiden Mahasiswa UIN Antasari, Ahmad Munawir Sazali, menyampaikan kritik tajam terkait krisis kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian saat ini. Ia mempertanyakan fungsi aparat yang seharusnya menjadi pelindung, namun justru dianggap menjadi sumber ketakutan.

“Jika aparat adalah perlindungan, lantas mengapa rasa aman justru berubah menjadi ketakutan? Ketika pembunuhan terhadap masyarakat terjadi secara terus-menerus, apakah hal ini masih bisa disebut kesalahan individu?” tegas Munawir di hadapan massa.

Munawir menekankan bahwa rentetan tragedi yang terjadi bukan lagi sekadar persoalan oknum, melainkan indikasi adanya kegagalan sistemik dalam pengawasan internal. “Jika nyawa terus direnggut oleh mereka yang seharusnya melindungi, lantas di mana letak keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia?” tambahnya.

Poin Tuntutan Massa

Aksi yang berlangsung hingga petang ini sempat diwarnai ketegangan saat massa mendesak pimpinan Polda Kalsel untuk keluar menemui mereka secara langsung. Beberapa tuntutan utama yang disuarakan oleh aliansi adalah:

• Reformasi Struktural: Menuntut perbaikan moral dan sistem pengawasan di internal Polri secara menyeluruh.

• Transparansi Hukum: Mendesak pengusutan tuntas dan terbuka terhadap kasus-kasus kekerasan yang melibatkan anggota kepolisian.

• Jaminan Keamanan Sipil: Meminta jaminan agar tindakan represif terhadap warga sipil tidak terulang kembali di masa depan.

Aparat kepolisian tampak berjaga ketat dengan barikade di depan gerbang Mapolda untuk mengawal jalannya demonstrasi. Meski situasi sempat memanas, aksi tetap terkendali hingga massa membubarkan diri menjelang waktu Maghrib. Aliansi menegaskan akan kembali melakukan aksi dengan massa yang lebih besar jika tuntutan mereka tidak segera mendapatkan respons konkret dari pihak kepolisian. Lut

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Latest Articles

- Advertisement -spot_img