26 C
Banjarbaru
Kamis, Maret 26, 2026
spot_img

Fenomena PKL di Trotoar Kian Menjamur, RTH Kijang Mas Jadi Alternatif Penataan

Fenomena pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di trotoar jalan di Kota Pelaihari kian menjamur dan menjadi perhatian. Selain melanggar aturan, aktivitas tersebut juga dinilai mengganggu kenyamanan serta keselamatan pengguna jalan.

Di tengah kondisi itu, Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kijang Mas Pelaihari hadir sebagai alternatif solusi penataan. Kawasan ini kini kembali bergeliat dengan semakin banyaknya PKL dan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang membuka lapak di area tersebut.

RTH Kijang Mas dinilai menyediakan ruang yang lebih tertata bagi para pedagang. Salah satu keunggulannya adalah area parkir yang luas, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai lokasi berjualan tanpa mengganggu arus lalu lintas, berbeda dengan praktik berjualan di trotoar.

Selain menjadi solusi bagi penataan pedagang, kawasan ini juga memberikan kenyamanan bagi pengunjung. Area yang luas dan terbuka membuat pengunjung, terutama yang membawa anak-anak, merasa lebih aman. Suasana taman yang rindang dan sejuk turut menjadikan lokasi ini ideal sebagai tempat bersantai bersama keluarga.

Pengunjung dapat menikmati waktu berkualitas sembari mencicipi beragam sajian dari PKL dan UMKM yang berjualan di area taman.

Salah satu pengunjung, Khairul, mengaku lebih memilih berkunjung ke RTH Kijang Mas bersama keluarganya karena faktor keamanan.

“Lebih aman mengawasi anak-anak sambil belanja di sini. Kalau di pinggir jalan agak takut karena lalu lintas ramai,” ujarnya kepada inikalsel.id, Rabu (25/3/2026).

Sementara itu, warga Pelaihari lainnya, Nisa, berharap aktivitas perdagangan di kawasan tersebut juga dapat berkembang hingga malam hari. Menurutnya, jika dimaksimalkan, RTH Kijang Mas berpotensi menjadi destinasi wisata kuliner yang aman dan nyaman.

“Kalau malam hari ramai, ini bisa jadi tempat nongkrong yang lebih aman. Parkirannya luas dan sudah ada fasilitas WC umum, jadi tidak perlu lagi nongkrong di pinggir jalan,” katanya.

Dengan penataan yang lebih baik, RTH Kijang Mas diharapkan mampu menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus menekan praktik PKL berjualan di trotoar yang melanggar aturan. Dede

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Latest Articles

- Advertisement -spot_img