Di tengah upaya normalisasi sungai dan drainase yang digalakkan oleh pemerintah kota Banjarmasin, Kompleks pelajar Mulawarman turut didorong jadi titik awal gerakan lingkungan yang masif.
Kamis (29/01/2026) pagi, ratusan pelajar, guru, aparatur kecamatan, hingga pasukan turbo turun langsung membersihkan lingkungan dan selokan dalam rangka menormalisasi aliran drainase yang selama ini terhambat oleh sedimentasi. Bukan sekadar kerja bakti, aksi ini juga merupakan bentuk respons untuk memastikan kawasan padat aktivitas tersebut bebas dari genangan saat intensitas hujan tinggi.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Ryan Utama, yang hadir langsung di lokasi menekankan bahwa aksi ini bisa digolongkan sebagai bagian dari edukasi dan pembentukan karakter pelajar.
“Sesuai dengan kegiatan prioritas Pak Wali Kota saat ini terkait normalisasi sungai dan drainase, di kawasan kompleks pelajar Mulawarman ini juga sering terjadi genangan. Drainase nya mengalami pendangkalan yang cukup tinggi sehingga hari ini dilakukan pembersihan dengan melibatkan sekolah-sekolah yang berada di kawasan Mulawarman,” ungkap Ryan disela-sela kegiatan.
Masih kata Ryan, menjaga lingkungan sudah seharusnya menjadi budaya yang melekat pada diri pelajar.
“Dengan ini kita ingin menyiratkan bahwa kebersihan lingkungan itu bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi tanggung jawab kita semua, khususnya pelajar di kota Banjarmasin. Agar menumbuhkan lagi rasa kepedulian mereka terhadap kebersihan lingkungan,” pesan Ryan.
“Harapan kita ini jadi bagian dari pembentukan karakter pelajar, bukan hanya soal olah pikir, tetapi olah rasa, rasa empati dan peduli terhadap lingkungan sekitar,” timpalnya.
Senada, Pelaksana Tugas (Plt) Camat Banjarmasin Tengah, Ignasius Rizki Perdana mengungkapkan bahwa aksi ini sesuai instruksi Wali Kota Banjarmasin H. M. Yamin HR yang menginginkan agar gerakan normalisasi sungai dan saluran drainase dapat berjalan optimal.
“Bersih – bersih lingkungan hari ini sesuai intruksi pak Wali Kota bersama-sama dengan pelajar untuk melakukan pembersihan, kita ingin mereka peduli, mencintai lingkungan, sungai dan merawat drainase disini, agar mencegah genangan ketika air pasang sehingga cepat surut,” jelasnya.
Aksi kolektif ini pun diharapkan bisa menjadi pemantik bagi warga dan sekolah di kecamatan lainnya untuk melakukan hal serupa demi terwujudnya Kota Banjarmasin yang tangguh terhadap bencana banjir. Sm![]()













