Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin mencuri perhatian dalam ajang Apresiasi yang dirangkai dengan Rapat Koordinasi Program Kerja BGTK Kalimantan Selatan Tahun 2026. Disdik Banjarmasin memboyong tiga penghargaan sekaligus dalam kegiatan yang digelar di Grand Qin Hotel Banjarbaru beberapa waktu lalu.
Tiga penghargaan tersebut masing-masing adalah Peningkatan Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan Terbanyak, Pengguna BGTK Sinergi Terbanyak, serta Program Pelatihan Pembelajaran Mendalam Terbanyak.
Capaian ini menegaskan posisi Banjarmasin sebagai salah satu daerah paling agresif dalam mendorong peningkatan mutu pendidikan di Kalimantan Selatan.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Direktur KSPSTK Kemendikdasemen RI, Dr. Iwan Junaedi, M.Pd, dan diterima oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Ryan Utama.
Pada sambutannya, Dr. Iwan Junaedi menegaskan bahwa capaian tersebut bukan sekadar angka, melainkan cerminan komitmen nyata daerah dalam membangun kualitas sumber daya manusia pendidikan.
“Apa yang ditunjukkan Kota Banjarmasin ini adalah contoh bagaimana sinergi program pusat dan daerah bisa berjalan efektif,” katanya. “Partisipasi guru dan tenaga kependidikan yang tinggi menjadi kunci”.
Sementara itu, Ryan Utama menyebut raihan tiga penghargaan tersebut sebagai hasil kerja kolektif seluruh insan pendidikan di Kota Banjarmasin.
Ia juga menekankan bahwa Disdik Banjarmasin tidak ingin berhenti pada seremoni semata, namun jadi pemacu untuk memperluas program peningkatan kompetensi yang lebih berdampak langsung ke ruang kelas.
“Penghargaan ini bukan milik Dinas Pendidikan semata, tetapi milik seluruh guru dan tenaga kependidikan yang mau terus belajar, beradaptasi, dan meningkatkan kualitas pembelajaran,” ujar Ryan.
“Target kami bukan hanya banyak ikut pelatihan, tapi bagaimana pelatihan itu benar-benar mengubah cara mengajar dan cara belajar”.
Ryan menambahkan, penghargaan ini merupakan komitmen Dinas Pendidikan kota banjarmasin dalam menjalankan prioritas Wali Kota Banjarmasin dalam bidang pendidikan, disamping peningkatan infrastruktur juga peningkatan kompetensi tenaga pendidik.
Ajang Apresiasi BGTK Kalsel 2026 ini sendiri menjadi momentum evaluasi sekaligus penguatan program kerja pengembangan guru dan tenaga kependidikan di seluruh kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan.
“Dan di tengah persaingan ketat antar daerah, Banjarmasin sukses keluar sebagai salah satu yang paling menonjol,”ucapnya.
“Ini juga menjadi momentum evaluasi sekaligus penguatan program kerja pengembangan guru dan tenaga kependidikan di seluruh kabupate kota se-Kalimantan Selatan”. Stn![]()









