26 C
Banjarbaru
Rabu, April 8, 2026
spot_img

Cegah Korupsi Lewat Film, KPK Gelar ACFFEST Movie Day 2026, Kalsel Jadi Lokasi Perdana

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menyelenggarakan Anti-Corruption Film Festival (ACFFEST) Movie Day 2026 sebagai upaya menyebarkan nilai-nilai antikorupsi melalui media kreatif.

Memasuki tahun ke-12 pelaksanaannya, ACFFEST konsisten menggunakan film sebagai sarana kampanye yang dinilai efektif dalam menjangkau masyarakat luas, khususnya generasi muda.

Tahun ini, Kalimantan Selatan dipilih sebagai lokasi pertama pelaksanaan rangkaian kegiatan ACFFEST Movie Day 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Indonesia menuju visi 2045 yang bersih dari korupsi.

Direktur Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi KPK, Amir Arief, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menginspirasi pelajar, mahasiswa, komunitas kreatif, hingga masyarakat umum agar lebih peduli terhadap isu korupsi.

“Film dapat menjadi media yang menarik dan efektif untuk menyebarkan semangat antikorupsi karena lebih mudah diterima masyarakat,” ujarnya dalam keterangan tertulis di Banjarmasin, Rabu (8/4/2026).

Rangkaian kegiatan ACFFEST Movie Day 2026 akan dilaksanakan di 12 provinsi yang mencakup 40 kabupaten/kota. Untuk Kalimantan Selatan, kegiatan digelar selama tiga hari di tiga lokasi berbeda, yakni di Wetland Square Banjarmasin pada 7 April, Global Islamic Boarding School Alalak, Kabupaten Barito pada 8 April, dan ditutup di Pondok Pesantren Al-Falah, Liang Anggang, Kota Banjarbaru pada 9 April.

Selama pelaksanaan, masyarakat disuguhkan berbagai kegiatan edukatif, mulai dari pemutaran film pendek, diskusi bersama narasumber, hingga pertunjukan seni lokal sebagai pendekatan kultural dalam menyampaikan pesan antikorupsi.

Sekretaris Umum Yayasan Hasnur Centre, Nina Richi Tresy Putri, menyambut baik kegiatan ini. Ia menilai metode penyampaian melalui film cukup efektif dalam menanamkan nilai antikorupsi sejak dini.

“Melalui penayangan dan diskusi film, diharapkan mampu meningkatkan pemahaman serta kesadaran masyarakat untuk hidup jujur dan bertanggung jawab,” ungkapnya.

Selain pemutaran film, ACFFEST 2026 juga menghadirkan sayembara film pendek yang terbuka untuk umum. Kompetisi ini mengangkat tema “Dari Lensa, Integritas Terjaga” dan telah rutin digelar sejak 2013.

Kasatgas Direktorat Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi KPK, Adhi Setyo Tamtomo, menyebut ajang ini tidak hanya menjadi kompetisi, tetapi juga ruang belajar dan produksi bagi sineas muda.

“Kami berharap kegiatan ini mendorong lahirnya karya-karya audiovisual yang relevan dan mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pencegahan korupsi,” katanya.

Pendaftaran kompetisi dibuka sejak 1 April hingga 8 Mei 2026 untuk kategori ide cerita dan regional barat, serta hingga 29 Mei 2026 untuk kategori film pendek fiksi, pelajar, dan vertikal kementerian/lembaga.

Khusus untuk wilayah Kalimantan Selatan, satu proposal terbaik akan mendapatkan bantuan dana produksi sebesar Rp60 juta. Selain itu, sepuluh proposal terpilih akan mengikuti Movie Camp dan mendapatkan pendampingan dari mentor profesional.

Film-film terpilih nantinya akan diproduksi selama dua bulan pada Juli hingga September 2026, sebelum diputar dalam Malam Penganugerahan ACFFEST 2026 di Jakarta pada 25 November mendatang, bertepatan dengan peringatan Hari Antikorupsi Sedunia.

Melalui kegiatan ini, KPK berharap nilai-nilai integritas seperti kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, dan keadilan dapat semakin tertanam di masyarakat, khususnya generasi muda sebagai agen perubahan. *Dede

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Latest Articles

- Advertisement -spot_img