Deretan pedagang buah kaki lima di sepanjang Jalan Angsau, tepatnya di depan Kantor Kejaksaan Negeri Tanah Laut, menarik perhatian warga dan pengguna jalan. Setiap sore hingga malam hari, kawasan sepanjang kurang lebih 200 meter itu berubah menjadi pasar durian dadakan yang ramai pengunjung.
Beragam jenis durian ditawarkan para pedagang, didominasi durian asal Kalimantan Tengah, khususnya Pulang Pisau. Selain itu, tersedia pula durian dengan berbagai nama lokal seperti durian Sigantang, Sicupikan, Sikujung, hingga Siuluran yang memiliki bentuk dan cita rasa berbeda-beda.
Salah seorang pedagang durian, Adi, warga Tungkaran Buah, mengatakan setiap jenis durian memiliki karakter rasa tersendiri yang menjadi daya tarik pembeli.
“Nama durian ini macam-macam, mas, dan beraneka ragam bentuk serta rasanya sesuai dengan nama tersebut,” ujar Adi kepada inikalsel.id, Rabu (14/1/2026).
Pasar kaki lima durian ini mulai beroperasi sejak pukul 16.00 Wita hingga sekitar pukul 24.00 Wita. Harga durian yang ditawarkan pun bervariasi, mulai dari paket enam buah seharga Rp100 ribu hingga durian satuan dengan harga Rp150 ribu per buah.
Menurut Adi, durian yang paling diminati pembeli adalah paket durian dengan harga terjangkau.
“Yang paling banyak dicari itu durian tiga buah seratus ribu,” tambahnya.
Ramainya pasar durian musiman ini menjadi bukti tingginya minat masyarakat Tanah Laut terhadap buah khas tersebut, terutama di musim panen durian yang tengah berlangsung. Dede ![]()









