Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR, turun langsung meninjau kondisi Pasar Ujung Murung, Senin (13/4/2026), menyusul keluhan para pedagang yang semakin resah dengan kondisi bangunan pasar yang kian memprihatinkan.
Di hadapan para pedagang, Yamin tak menutup mata. Ia mengakui kondisi pasar sudah jauh dari kata layak. Bangunan yang berdiri sejak puluhan tahun lalu kini terlihat lapuk dan rawan membahayakan.
“Kita lihat kondisinya memang sangat memprihatinkan. Ini tidak bisa dibiarkan,” tegasnya.
Kekhawatiran pedagang bukan tanpa alasan. Sebelumnya, sempat terjadi insiden bangunan ambruk yang mengakibatkan korban tertimpa. Hal itu menjadi alarm keras bagi pemerintah untuk segera bertindak.
Sebagai langkah awal, Muhammad Yamin HR memastikan akan mengundang para pedagang Pasar Ujung Murung untuk duduk bersama membahas solusi terbaik.
“Insya Allah kita akan undang warga pasar, kita diskusikan bersama. Kita tidak ingin mengambil keputusan sepihak,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan pasar tradisional seperti Ujung Murung sangat vital bagi denyut ekonomi Kota Banjarmasin sebagai kota dagang dan jasa. Karena itu, pembenahan infrastruktur menjadi hal mendesak agar aktivitas ekonomi tetap berjalan aman dan nyaman.
Namun, Yamin juga mengungkapkan tantangan besar yang dihadapi. Pembenahan pasar membutuhkan anggaran tidak sedikit, sementara kemampuan fiskal daerah terbatas.
Solusinya, Pemko Banjarmasin kini membuka peluang kerja sama dengan pihak ketiga atau investor untuk ikut terlibat dalam revitalisasi pasar.
“Kita sedang cari investor. Harapannya nanti bisa ada kesepakatan agar pasar ini bisa segera dibenahi,” jelasnya.
Langkah cepat Wali Kota ini pun disambut harapan oleh para pedagang. Mereka berharap rencana penataan benar-benar terealisasi, sehingga bisa kembali berjualan dengan aman tanpa dihantui risiko bangunan roboh. Stn![]()










