Dalam rangkaian kegiatan Kids Day, Alfamidi bersama Frisian Flag menggelar lomba mewarnai yang berlangsung meriah di Alfamidi Super Pramuka, Jalan Pramuka, Kota Banjarmasin, Sabtu (25/10/2025).
Kegiatan yang diikuti ratusan anak ini menjadi salah satu upaya Alfamidi untuk menumbuhkan kreativitas dan semangat anak-anak di Banjarmasin.

“Untuk kegiatan hari ini, kami bekerja sama dengan Frisian Flag dalam rangkaian acara Kids Day. Ada berbagai aktivitas menarik seperti belajar belanja, lomba mewarnai, dan menghias boba,” ujar Esy Susanti, Marketing Manager Alfamidi Kalimantan, usai kegiatan.
Menurut Esy, kegiatan ini juga menjadi bagian dari perayaan grand opening Alfamidi Super Pramuka yang baru diresmikan beberapa waktu lalu.
“Harapannya, kegiatan ini bisa menumbuhkan semangat dan kreativitas adik-adik, khususnya di area Banjarmasin,” tambahnya.

Selain lomba mewarnai, anak-anak juga disuguhi dongeng dari Bunda Enik bekerja sama dengan Kampung Dongeng Intan Castle. Melalui cerita yang disampaikan, para peserta diajak untuk rajin membantu orang tua dan mengurangi waktu bermain gawai.

“Jadi selain berkompetisi, adik-adik juga mendapatkan pesan moral dari dongeng yang dibawakan,” ungkap Esy.
Lomba mewarnai kali ini diikuti sekitar 198 peserta, melampaui target awal 150 peserta. Panitia menyiapkan hadiah menarik untuk juara 1, 2, dan 3, serta juara harapan 1, 2, dan 3 dengan total hadiah jutaan rupiah.

Lebih lanjut, Esy menjelaskan bahwa kegiatan seperti ini juga menjadi bentuk apresiasi Alfamidi kepada para pelanggan setia, terutama ibu-ibu yang merupakan anggota member Alfamidi.
“Banyak member kami yang memiliki anak-anak kecil. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin menyediakan wadah bagi mereka untuk berkreasi,” tuturnya.
Tak hanya fokus pada kegiatan anak, Alfamidi juga berkomitmen mendukung perekonomian lokal. Menurut Esy, saat ini Alfamidi membuka peluang kerja sama dengan pelaku UMKM lokal, baik melalui penjualan produk di depan toko maupun dengan produk yang akan dikurasi oleh tim Alfamidi.

“Kami ingin toko Alfamidi bisa menjadi sarana bagi UMKM untuk berkembang. Selain itu, kami juga membuka kesempatan kerja bagi masyarakat, khususnya lulusan SMA, untuk bergabung menjadi bagian dari keluarga besar Alfamidi,” jelasnya.
Esy menambahkan, kehadiran Alfamidi Super Pramuka menghadirkan pengalaman berbelanja yang lebih luas dan lengkap bagi masyarakat.
“Alfamidi Super ini memiliki area yang lebih besar, dengan varian produk lebih banyak, termasuk produk fresh seperti buah dan sayur. Kami juga menyediakan layanan pesan antar melalui aplikasi midikriing, dengan gratis ongkir,” tutupnya.

Lomba Mewarnai: Juri Nilai Kreativitas Peserta Luar Biasa
Ketua Ikatan Pelukis Kalimantan Selatan (IPKS), Muslim Anang Abdullah, mengapresiasi tinggi kreativitas anak-anak peserta lomba mewarnai dalam rangka Kids Day yang digelar Alfamidi bersama Frisian Flag di Alfamidi Super Pramuka tersebut.
Menurutnya, kemampuan dan imajinasi anak-anak yang mengikuti lomba tersebut menunjukkan potensi besar di bidang seni rupa sejak usia dini.
“Tadi ada kegiatan luar biasa untuk kreativitas anak. Kalau dilihat dari hasil goresan warna mereka, luar biasa. Anak-anak usia 5 sampai 9 tahun sudah menunjukkan kemampuan yang sangat baik,” ujarnya.
Sebagai juri, Muslim Anang mengaku harus berhati-hati dalam melakukan penilaian karena karya yang dihasilkan para peserta memiliki kualitas yang hampir seimbang.
“Mereka ini luar biasa, jadi saya juga hati-hati dalam menilai. Dengan usia sedini itu, potensi mereka sudah sangat menonjol,” ucapnya.

Ia berharap, melalui kegiatan seperti ini akan lahir bibit-bibit seniman muda dari Banjarmasin dan daerah sekitarnya.
“Harapan kita, dari lomba seperti ini akan muncul calon-calon pelukis handal, bukan hanya di tingkat daerah, tapi bisa menembus kancah nasional bahkan internasional,” tutur Muslim Anang.
Terkait penilaian, ia menjelaskan bahwa aspek yang dinilai bukan hanya pada pewarnaan, tetapi juga kreativitas dan teknik.
“Walaupun ini lomba mewarnai, beberapa peserta justru sudah sampai pada tahap melukis. Mereka tidak sekadar mengisi warna, tapi juga berkreasi di bidang kosong. Itu sangat luar biasa,” jelasnya.
Lebih lanjut, Muslim Anang menyebutkan beberapa aspek yang menjadi dasar penilaian, antara lain komposisi warna, kreativitas, teknik, dan hasil akhir (finishing) karya.
“Anak-anak ini sudah mampu memadukan warna dengan imajinasi yang luas. Ini bukti bahwa kreativitas harus terus diasah sejak dini,” tutupnya. As![]()









