Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Sosialisasi Strategi Komunikasi Tahun 2025 di Ruang Rapat H Maksid, Kantor Gubernur Kalsel, Banjarbaru, Jumat (5/12/2025). Kegiatan ini dibuka dengan laporan resmi oleh Kepala Diskominfo Kalsel, Muhamad Muslim, yang diwakili Sekretaris Dinas, Mashudi.
Dalam laporannya, Mashudi menyampaikan bahwa sosialisasi ini merupakan langkah awal untuk menyatukan arah komunikasi publik di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Upaya tersebut bertujuan menciptakan branding positif Pemprov Kalsel melalui kolaborasi yang lebih kuat antar-SKPD.
“Kegiatan ini dimaksudkan sebagai langkah awal mensinergikan komunikasi publik antar-SKPD dalam menciptakan branding positif Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan kepada masyarakat,” ujarnya.
Mashudi menegaskan bahwa pemahaman yang seragam mengenai strategi komunikasi sangat penting sebagai pedoman pelaksanaan komunikasi publik pada tahun 2026. Dengan kolaborasi sebagai kunci, setiap perangkat daerah diharapkan dapat menerapkan strategi komunikasi yang lebih terarah, konsisten, dan efektif.
Sosialisasi yang digelar satu hari penuh ini diikuti oleh 100 peserta, terdiri dari Tenaga Ahli Gubernur dan para pejabat fungsional serta struktural yang membidangi komunikasi publik di seluruh SKPD Provinsi Kalimantan Selatan. Diselenggarakan oleh Seksi Sumber Daya Komunikasi Publik dan Kehumasan (SDKPHum) Bidang Komunikasi Publik.
Untuk memperkuat pemahaman peserta, Diskominfo menghadirkan narasumber dari kalangan akademisi dan tim ahli penyusun Dokumen Strategi Komunikasi Tahun 2026, yaitu dari Universitas Islam Kalimantan Arsyad Al Banjari serta Universitas Lambung Mangkurat.
Mashudi juga menyampaikan harapan besar terhadap kegiatan ini, terutama dalam membangun keselarasan kerja kehumasan pemerintah daerah.
“Kami berharap sosialisasi ini menjadi awal sinergi SKPD dalam penyelenggaraan kehumasan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan,” ungkapnya. As![]()










