30.6 C
Banjarbaru
Rabu, Januari 21, 2026
spot_img

Masyarakat Satui Antusias Saksikan Pemutaran Film Lokal “Batu Buaya”

Ratusan warga Satui memadati halaman Satui Community Center (SCC) pada Jumat (31/10) malam untuk menyaksikan pemutaran film lokal berjudul Batu Buaya. Film ini mengangkat kisah legenda di pesisir Pantai Sungai Cuka, Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu.

Antusiasme penonton terlihat sejak awal pemutaran. Mereka larut menikmati adegan demi adegan yang diadaptasi dari buku Cerita Rakyat Bumi Bersujud. Salah satu penonton, Yuli Fahrina, mengaku sengaja datang untuk mengetahui kisah di balik legenda Batu Buaya yang menjadi asal-usul nama pantai di ujung barat pesisir Tanah Bumbu.

“Saya penasaran dengan asal-usul Batu Buaya yang sering diceritakan orang tua dulu. Melalui film ini jadi lebih mudah memahami ceritanya,” ujar Yuli.

Sutradara film, Wisjie dari rumah produksi Nuisenivers, mengatakan film ini dipersembahkan untuk masyarakat Satui khususnya, dan warga Kalimantan Selatan pada umumnya. Ia berharap karya ini dapat memperkenalkan kembali kekayaan cerita rakyat daerah.

“Selama ini kita tidak banyak tahu cerita di balik nama Batu Buaya. Melalui film ini, kisah tersebut bisa disampaikan lebih mudah ke publik,” ungkap Wisjie.

Sementara itu, tim Folklore Explore Tanbu, penulis buku Cerita Rakyat Bumi Bersujud, turut hadir dalam pemutaran tersebut. Mia Ismet, salah satu anggota tim, menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat. Ia menjelaskan bahwa kisah ini merupakan hasil riset mendalam sejak awal 2025, yang didukung oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Tanah Bumbu.

“Buku ini kami terbitkan untuk melestarikan sastra lisan daerah. Kini dengan diangkat ke layar lebar, pelestarian ini menjadi lebih hidup,” terang Mia dalam dialog pasca pemutaran film.

Mia menambahkan, film Batu Buaya rencananya akan ditayangkan di berbagai kegiatan kedaerahan serta lembaga pendidikan agar generasi muda lebih mengenal warisan budaya lokal.

“Kami ingin film ini menjadi tontonan edukatif di sekolah-sekolah, agar cerita rakyat kita tidak hilang ditelan zaman,” tambahnya.

Pemutaran film ini juga dirangkaikan dengan dialog interaktif bersama sutradara, pemain, dan penulis cerita. Acara semakin semarak dengan penampilan madihin, musikalisasi puisi, serta pembagian sejumlah doorprize menarik.

Kegiatan yang berhasil menyita perhatian masyarakat ini terselenggara atas dukungan TBM Samara dan Universitas Terbuka (UT). Bzak

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Latest Articles

- Advertisement -spot_img