Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan (Dispora Kalsel) menyelenggarakan Seminar Kepemudaan dengan tema “Menjaga Kesehatan Mental dan Mengembangkan Growth Mindset pada Gen Z”, bertempat di Hotel Zuri Express Banjarmasin, pada Sabtu (25/10).
Kegiatan ini diikuti oleh 100 peserta dari kalangan pemuda berusia 16 hingga 30 tahun yang berasal dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan. Seminar ini menjadi upaya nyata pemerintah daerah dalam mendorong generasi muda agar memiliki kesadaran terhadap pentingnya menjaga kesehatan mental serta mengembangkan pola pikir positif di era modern.
Acara diawali dengan pembukaan oleh Kepala Bidang Pemberdayaan Pemuda, Rokhyatin Effendi, yang mewakili Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan harapan agar kegiatan ini dapat menjadi ajang pembelajaran dan inspirasi bagi para pemuda untuk terus mengasah potensi diri dan menjaga keseimbangan antara kesehatan fisik dan mental.
Selanjutnya, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan, Febriadin Hafiz, A.P., M.Si, dalam pesannya menegaskan bahwa kesehatan mental dan fisik adalah dua aspek yang tidak bisa dipisahkan dalam membentuk kualitas sumber daya manusia.
“Saat ini kita tidak bisa memisahkan kesehatan fisik dari kesehatan mental, keduanya menentukan kualitas SDM bangsa,” ujarnya.
Beliau juga menyampaikan bahwa berdasarkan data WHO, satu dari tujuh orang berusia hingga 17 tahun mengalami gangguan mental. Karena itu, seminar ini menjadi bentuk nyata komitmen pemerintah melalui Dispora dalam memperhatikan kesejahteraan mental generasi muda di Kalimantan Selatan
“Persaingan dunia kerja yang semakin ketat serta tuntutan media sosial menjadi tantangan besar bagi generasi muda. Jika fondasi mental mereka rapuh, bagaimana mereka akan mampu memimpin Indonesia di era Indonesia Emas mendatang?” tegasnya.
Dalam sambutannya, beliau juga mengingatkan bahwa seminar ini bukan hanya tempat untuk mengenal gejala gangguan mental, tetapi juga sarana untuk meningkatkan literasi mental, menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga batas diri, serta menghapus stigma terhadap isu kesehatan mental.
“Saya berpesan kepada seluruh peserta agar menjadi agen perubahan, bukan hanya untuk diri sendiri tetapi juga bagi lingkungan sekitar. Selamat mengikuti seminar, semoga membawa peran yang sebesar-besarnya,” tutupnya.
Seminar ini menghadirkan beberapa narasumber inspiratif di antaranya Ani Nuraini , dari Pemuda Bakti Banua yang membawakan materi “Manajemen Stres untuk Hidup yang Lebih Produktif”, Rizky Amalia Jannati, M.Psi., Psikolog dengan materi “ How to Maintain Mental Health for Gen Z ”, serta Dr. Rusdi Rusli, M.Psi., Psikolog dengan materi “ How to Develop Growth Mindset for Gen Z ”.
Melalui kegiatan ini, Dispora Kalsel berharap agar para pemuda-pemudi Banua dapat memperkuat ketahanan mental, menumbuhkan pola pikir yang terbuka, serta menjadi generasi yang siap berkontribusi menuju Indonesia Emas 2045. Dn![]()










