24.1 C
Banjarbaru
Kamis, Oktober 22, 2026
spot_img

Bazar UMKM Adaro Spectapreneur Gairahkan Ekonomi Kalsel dan Kalteng, Dorong UMKM Naik Kelas

Ratusan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari berbagai wilayah di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah memamerkan ratusan produk unggulan mereka dalam sebuah bazar berskala besar di Lapangan Murjani, Banjarbaru (21/10).
Acara ini berlangsung dari tanggl 21-25 Oktober 2026.

Asisten Pemerintahan dan Kesra, Prov Kalsel, Galuh Tantri Narindra, menyampaikan terima kasihnya atas inisiatif luar biasa ini. Ia mencatat bahwa dari 518.542 UMKM di Kalsel, PT Adaro telah membina 1.800 UMKM baru beserta dukungan bantuan modalnya.

“Kita harus berkoordinasi untuk mengidentifikasi seluruh UMKM, karena mereka menyerap 97 persen tenaga kerja. Terima kasih kepada PT Adaro Indonesia yang telah mengadakan acara ini. Harapannya, kegiatan bazar ini dapat memberikan multiplier effect bagi perekonomian lokal, khususnya di Banjarbaru, di mana produk-produk UMKM yang dijajakan laris terjual,” ujar Tantri.

Lebih lanjut, Tantri mengimbau para peserta untuk terus mempersiapkan diri menjangkau pasar yang lebih luas dengan meningkatkan kualitas kemasan, legalitas usaha, sertifikasi halal, hingga izin BPOM.
“Kita harus merawat sinergi ini untuk memajukan UMKM daerah menuju kemandirian dan daya saing,” imbuhnya.

Senada dengan Pemprov Kalsel, Ketua DPRD Provinsi Kalsel, Supian HK, turut menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya. Menurut Supian, kegiatan bazar UMKM ini menjadi simbol kerja sama yang baik antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, dan pihak swasta dalam menggerakkan perekonomian rakyat, khususnya di empat kabupaten sasaran.

Acara pembukaan Bazar UMKM Adaro Spectapreneur ini juga dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Barito Timur, Adi Mula Nakalelu. Ia menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya karena UMKM dari daerahnya turut difasilitasi untuk berkembang.

“Semoga UMKM kami, baik itu produk makanan maupun aksesoris, semakin dikenal luas. Sekali lagi, kami mengucapkan banyak-banyak terima kasih untuk semua unsur yang terlibat dalam kegiatan ini,” pungkas Adi Mula.

Upaya mendorong UMKM agar naik kelas dan mandiri ini diwujudkan melalui program Adaro Spectapreneur yang diselenggarakan atas kolaborasi antara mitra kerja dan PT Adaro Indonesia.

External Relations Division Head PT Adaro Indonesia, Rinaldo Kurniawan, menjelaskan bahwa bazar ini diikuti oleh 208 UMKM yang membawa 683 jenis produk. Para peserta berasal dari Kabupaten Tabalong, Balangan, dan Hulu Sungai Utara (HSU) di Kalimantan Selatan, serta Kabupaten Barito Timur di Kalimantan Tengah.

“Perjalanan UMKM untuk berkembang adalah perjalanan untuk naik kelas. Bukan hanya dalam hal omzet, tetapi dalam memperluas jangkauan pasar, meningkatkan kualitas, memenuhi standar, dan membangun jaringan yang lebih luas. Dalam konteks inilah Bazar Adaro Spectapreneur diselenggarakan,” kata pria yang akrab disapa Edo tersebut.

Edo menambahkan, kolaborasi antara pemerintah, pelaku bisnis, dan masyarakat akan melahirkan ekosistem yang kuat. Ekosistem inilah yang akan menghasilkan UMKM yang mampu bertahan, tumbuh, dan menggerakkan ekonomi daerah.

“Sungai mengalir menuju muara, membawa manfaat sepanjang perjalanan; kolaborasi adalah kunci kemajuan bersama, UMKM naik kelas menuju kemandirian.”STN

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Latest Articles

- Advertisement -spot_img