33.6 C
Banjarbaru
Sabtu, Oktober 17, 2026
spot_img

Mahasiswa Politala Kembangkan Smart Nutrient Hidroponik Berbasis IoT Bersama Arutmin

Mahasiswa Politeknik Negeri Tanah Laut (Politala) berkolaborasi dengan PT Arutmin Indonesia Tambang Asamasam mengembangkan inovasi teknologi pertanian modern melalui program Kuliah Kerja Nyata Industri (KKN Industri).

Inovasi yang dikembangkan berupa Smart Nutrient, yakni sistem pengelolaan nutrisi tanaman hidroponik berbasis Internet of Things (IoT) yang diterapkan di greenhouse Rumah CSR PT Arutmin Indonesia Tambang Asamasam.

Ketua tim KKN Industri, Rivi Ramdani, mengatakan pengembangan Smart Nutrient bertujuan mempermudah pemantauan dan pengelolaan nutrisi tanaman hidroponik melalui pemanfaatan teknologi digital.

“Melalui Smart Nutrient, kami ingin menghadirkan sistem pemantauan nutrisi hidroponik yang lebih praktis dan efisien. Dengan memanfaatkan teknologi IoT, kondisi nutrisi tanaman diharapkan dapat dipantau melalui perangkat digital, termasuk telepon genggam,” ujarnya kepada inikalsel.id, Sabtu (17/10/2026).

Menurutnya, inovasi ini juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan dalam menjawab kebutuhan nyata di lapangan.

Melalui teknologi IoT, sistem tersebut dikembangkan untuk mendukung pengelolaan nutrisi tanaman secara lebih terukur dan responsif, sehingga dapat membantu optimalisasi pertumbuhan tanaman hidroponik.

Pengembangan Smart Nutrient bukan sekadar penerapan teknologi, tetapi juga menjadi bentuk kontribusi mahasiswa vokasi dalam mendukung pertanian modern yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

“Bagi kami, program ini bukan hanya tentang membuat sebuah inovasi, tetapi juga bagaimana ilmu yang dipelajari di kampus bisa diterapkan dan memberikan manfaat. Kami berharap teknologi ini dapat mendukung pengelolaan hidroponik yang lebih modern,” tambah Rivi.

Kolaborasi Politala dengan PT Arutmin Indonesia Tambang Asamasam juga membuka peluang pengembangan teknologi tepat guna untuk mendukung keberlanjutan program pemberdayaan masyarakat melalui Rumah CSR.

Selain mengembangkan kompetensi teknis, mahasiswa memperoleh pengalaman berkolaborasi dengan dunia industri dalam menciptakan solusi berbasis teknologi.

Tim KKN Industri ini dipimpin Rivi Ramdani sebagai ketua, bersama anggota Muhammad Zainal Haqi, Muhammad Rizki Maulana, Nova Atika Angelia, Siti Azizahtusholihah, dan Putri Nadilatu Zahra.

Melalui program tersebut, tim mahasiswa berkomitmen mengembangkan Smart Nutrient sebagai salah satu upaya mendorong pengelolaan hidroponik yang lebih modern dan berbasis teknologi.

Sinergi antara perguruan tinggi dan industri ini diharapkan mampu melahirkan inovasi yang tidak hanya meningkatkan kompetensi mahasiswa, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat.

Kolaborasi tersebut sekaligus menunjukkan peran pendidikan vokasi dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten, kreatif, dan mampu menjawab tantangan perkembangan teknologi di masa depan. Dede

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Latest Articles

- Advertisement -spot_img