28.8 C
Banjarbaru
Kamis, Oktober 15, 2026
spot_img

Pemprov Kalsel Siapkan Dukungan bagi Petani Bawang Merah di Kabupaten Banjar

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berupaya mendukung keberlanjutan usaha tani bawang merah di Kabupaten Banjar, terutama dalam menghadapi tantangan musim kemarau dan keterbatasan air.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan, Ir H Syamsir Rahman, M.S., menyampaikan hal tersebut saat menghadiri syukuran panen bawang merah di kawasan Alimukim, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Selasa (14/10/2026).

Syamsir mengatakan, hasil panen yang diperoleh kelompok tani di tengah kemarau panjang merupakan capaian yang patut diapresiasi. Keberhasilan tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya dukungan berkelanjutan agar petani dapat mempertahankan produktivitasnya.

Dalam pertemuan bersama kelompok tani, ia menerima sejumlah masukan mengenai kebutuhan dan kelengkapan pendukung kegiatan pertanian. Pemerintah provinsi akan berupaya membantu memenuhi kebutuhan tersebut sesuai dengan kondisi di lapangan.

“Ada kekurangan-kekurangan yang disampaikan dalam diskusi tadi. Kita akan coba bantu kelengkapan yang mereka butuhkan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dukungan Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin, kepada kelompok tani di antaranya berupa bibit bawang merah dan perlengkapan pendukung melalui bidang hortikultura.

Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang kegiatan budidaya, menjaga keberlanjutan produksi, serta mendorong petani agar terus mengembangkan komoditas bawang merah.

Syamsir berharap dukungan pemerintah tidak hanya membantu petani dalam satu kali musim tanam, tetapi juga menjadi dorongan untuk menjaga kesinambungan usaha pertanian ke depan.

Menurutnya, kebutuhan pangan akan selalu menjadi prioritas sehingga petani perlu terus berusaha dan berkarya, meskipun menghadapi kendala cuaca maupun ketersediaan air.

“Petani harus tetap berusaha memenuhi kebutuhan pangan kita. Kebutuhan pangan ini bukan hanya untuk sesaat, tetapi sampai kapan pun akan selalu diperlukan,” tegasnya.

Ia juga mengajak Dinas Pertanian Kabupaten Banjar untuk terus mendampingi kelompok tani, mengidentifikasi kebutuhan di lapangan, serta menjaga semangat petani dalam menjalankan kegiatan produksi.

Syamsir menegaskan, pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat harus menjadi perhatian utama. Karena itu, sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, penyuluh, dan kelompok tani diperlukan untuk memperkuat ketahanan pangan daerah.

Melalui dukungan yang berkelanjutan dan semangat petani, pengembangan bawang merah di Kabupaten Banjar diharapkan terus berjalan serta memberikan kontribusi bagi ketersediaan pangan di Kalimantan Selatan. As

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Latest Articles

- Advertisement -spot_img