29.9 C
Banjarbaru
Selasa, Oktober 13, 2026
spot_img

Pengolahan Jerami Tanpa Bakar Bantu Petani dan Buka Lapangan Kerja di Gambut

Program pengolahan lahan pertanian tanpa bakar di Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, memberikan manfaat tidak hanya bagi lingkungan, tetapi juga bagi petani dan operator alat dan mesin pertanian (alsintan).

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan, Ir. H. Syamsir Rahman, M.S., mengatakan pemanfaatan alsintan untuk membalik jerami membantu petani mengolah lahan tanpa harus mengeluarkan biaya tambahan untuk membersihkan sisa tanaman dengan cara konvensional.

Hal tersebut disampaikannya saat meninjau kegiatan pengolahan lahan di Kecamatan Gambut, Selasa (13/10/2026).

Menurut Syamsir, program tersebut menjadi solusi di tengah kondisi musim kering dan El Nino, ketika aktivitas pertanian maupun pekerjaan bagi operator alat pertanian dapat berkurang.

“Petani sangat gembira, sangat suka dan terbantu. Mereka tidak mengeluarkan biaya lagi, dan mereka juga tidak merasa waswas terhadap pembakaran lahan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, penggunaan alsintan untuk membalik jerami membantu mengurangi potensi kebakaran akibat pembukaan atau pembersihan lahan dengan api. Di sisi lain, jerami yang tertanam dapat terurai menjadi kompos dan membantu meningkatkan kesuburan tanah.

Manfaat ekonomi juga dirasakan operator yang menjalankan peralatan tersebut. Mereka memperoleh pekerjaan dan upah dari kegiatan pengolahan lahan, termasuk kesempatan mendapatkan tambahan penghasilan ketika pekerjaan dilakukan pada malam hari sesuai ketentuan yang berlaku.

“Pada saat musim El Nino seperti ini, petani maupun operator bisa tidak memiliki pekerjaan dan penghasilan. Ketika kegiatan ini dilaksanakan, mereka mendapatkan pekerjaan dan upah,” kata Syamsir.

Ia menilai program tersebut merupakan bentuk kegiatan nyata yang menghubungkan upaya pencegahan karhutla dengan pemberdayaan masyarakat pertanian.

Syamsir berharap pola pengolahan lahan tanpa bakar dapat diperluas ke wilayah lain di Kalimantan Selatan. Dengan dukungan peralatan dan koordinasi yang baik, petani dapat mengelola lahan secara lebih aman, sementara operator alsintan memperoleh peluang kerja.

Menurutnya, upaya tersebut perlu terus diperkuat agar manfaatnya dirasakan secara berkelanjutan, baik dalam menjaga lingkungan, memperbaiki kualitas tanah, maupun mendukung ekonomi masyarakat pertanian. As

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Latest Articles

- Advertisement -spot_img