Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan mendorong petani mengolah sisa jerami menjadi kompos melalui metode pembalikan lahan menggunakan alat dan mesin pertanian (alsintan). Langkah ini menjadi salah satu upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama saat musim kemarau dan fenomena El Nino.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan, Ir. H. Syamsir Rahman, M.S., menyampaikan hal tersebut saat meninjau kegiatan pengolahan lahan pertanian di Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Selasa (13/10/2026).
Menurut Syamsir, pembalikan jerami ke dalam tanah membuat sisa tanaman dapat terurai menjadi kompos tanpa harus dibakar. Selain membantu mencegah karhutla, metode ini juga dapat memperbaiki kondisi tanah agar lebih gembur dan subur.
“Jerami ini menjadi kompos tanpa dibakar. Tanah bisa menjadi lebih subur,” ujarnya.
Ia mengimbau petani yang belum mendapatkan program pembalikan jerami agar tidak melakukan pembakaran sisa tanaman di lahan pertanian. Pemerintah daerah akan terus mengupayakan pemanfaatan alsintan untuk mendukung pengolahan lahan yang lebih aman dan ramah lingkungan.
Syamsir menjelaskan, pemanfaatan alat pertanian untuk membalik jerami merupakan tindak lanjut arahan pemerintah pusat dalam memperkuat pencegahan karhutla. Peralatan yang sebelumnya digunakan untuk mendukung pencetakan sawah kini juga dimanfaatkan untuk mengolah lahan dan mengurangi potensi kebakaran.
Ia berharap metode tersebut dapat diterapkan lebih luas oleh petani di Kalimantan Selatan. Dengan pengelolaan jerami yang tepat, petani tidak perlu membakar sisa tanaman untuk membersihkan lahan, sekaligus memperoleh manfaat bagi kesuburan tanah.
“Jangan sampai kita membakar lahan. Kita upayakan peralatan yang diberikan dapat dimanfaatkan untuk membalik jerami sehingga tidak ada lagi pembakaran,” tegasnya.
Syamsir menambahkan, upaya pencegahan karhutla perlu melibatkan semua pihak, termasuk petani, operator alsintan, serta pemerintah daerah dan pusat. Menurutnya, pengolahan lahan tanpa bakar memberikan manfaat ganda, yakni menjaga lingkungan sekaligus mendukung keberlanjutan usaha pertanian. As![]()








