22.2 C
Banjarbaru
Senin, Oktober 12, 2026
spot_img

Sambut 500 Tahun Banjarmasin, Mazta Ajak Pemuda Perkuat Literasi dan Kepedulian Sosial

Komunitas Majelis Kita (Mazta) Kota Banjarmasin menggelar diskusi publik dengan mengangkat tema peran pemuda dalam menyongsong 500 tahun Kota Banjarmasin, bersama kalangan pemuda di Endani Command Centre, Jalan Kayutangi 2, Banjarmasin, Minggu (11/10/2026) malam.

Narasumber diskusi, Noorhalis Majid, mengapresiasi keterlibatan para pemuda. Ia menilai, generasi muda perlu mempersiapkan diri menghadapi tantangan masa depan melalui penguatan pengetahuan, keterampilan, pengalaman, dan kemampuan berpikir kritis.

“Masa depan itu milik anak muda. Kami ingin anak muda punya kesiapan menyongsong masa depannya. Kesiapan itu bisa dimulai dari diskusi-diskusi kecil yang kritis, sekaligus membekali diri dengan pengetahuan, ilmu, keterampilan, dan pengalaman,” ujarnya.

Menurut Noorhalis, budaya membaca dan peningkatan literasi menjadi salah satu kunci agar pemuda mampu mengikuti perkembangan zaman dan bersaing di tengah kemajuan teknologi.

Ia juga mendorong anak muda untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar, aktif membahas berbagai persoalan, serta meningkatkan wawasan agar mampu berkontribusi bagi kemajuan Banjarmasin.

Sementara itu, Ketua Umum Mazta Banjarmasin, Muhammad Amin Hasani, mengatakan diskusi tersebut menjadi ruang bagi pemuda untuk memahami sejarah Kota Banjarmasin sekaligus menggali peran mereka dalam pembangunan kota menjelang usia lima abad.

“Dari diskusi tadi, kami melihat masih banyak anak muda yang belum mengetahui sejarah Kota Banjarmasin. Karena itu, Mazta hadir sebagai ruang bagi anak muda untuk menggali informasi dan belajar bersama melalui diskusi, membaca buku, bedah buku, dan kegiatan literasi lainnya,” kata Amin.

Ia menambahkan, Mazta ke depan akan berfokus pada dua bidang, yakni pengembangan literasi dan aksi sosial masyarakat. Kegiatan literasi akan terus dilakukan melalui diskusi dan bedah buku, sedangkan aksi sosial mencakup keterlibatan dalam kegiatan tanggap bencana.

“Kami juga berencana menggelar diskusi insidental untuk membahas berbagai isu daerah maupun nasional yang relevan,” tambahnya.

Melalui kegiatan tersebut, Mazta berharap pemuda semakin memahami sejarah kotanya, memiliki wawasan luas, serta berperan aktif dalam membangun Banjarmasin yang lebih baik. PW

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Latest Articles

- Advertisement -spot_img