Dinas Sosial (Dinsos) Kota Banjarmasin mengunjungi keluarga seorang guru sekolah dasar (SD) di Banjarmasin yang meninggal dunia beberapa waktu lalu.
Kunjungan tersebut merupakan bentuk perhatian Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin terhadap kondisi keluarga almarhumah, khususnya anaknya yang masih berusia lima tahun.
Kepala Dinsos Kota Banjarmasin, Eka Rahayu Normasari, mengatakan kunjungan dilakukan menindaklanjuti arahan Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin.
“Kami pada hari ini melaksanakan kunjungan ke tempat salah satu guru SD di Banjarmasin yang meninggal dunia beberapa waktu lalu, dan sesuai arahan pak wali kota langsung” ujar Ayu, Rabu (7/10/2026) sore.
Ayu menjelaskan, almarhumah meninggalkan seorang anak yang kini tinggal bersama kakek dan neneknya, yang merupakan orang tua almarhumah. Sang anak diketahui sudah masuk sekolah di jenjang PAUD.
Menurutnya, kondisi anak tersebut perlu mendapat perhatian dan pendampingan, terutama untuk memastikan keberlangsungan pendidikan dan tumbuh kembangnya.
Namun, Dinsos tidak dapat secara langsung melakukan intervensi terhadap pengasuhan anak tersebut karena masih memiliki keluarga yang dapat memberikan pengasuhan.
“Anak ini sekarang tinggal bersama nenek dan kakeknya yang merupakan orang tua dari almarhumah. Pada saat ini memang membutuhkan perhatian untuk mendapatkan bimbingan,” katanya.
Ayu menuturkan, pihaknya akan melakukan verifikasi ulang terhadap kondisi keluarga. Langkah tersebut dilakukan untuk melihat kemungkinan anak almarhumah mendapatkan bantuan melalui program Kartu Indonesia Pintar (KIP).
Verifikasi juga akan mencakup pengecekan desil kesejahteraan keluarga untuk mengetahui apakah yang bersangkutan memenuhi kriteria sebagai penerima bantuan.
“Kami akan lakukan verifikasi ulang apakah dimungkinkan nantinya untuk membantu masuk dalam Program Indonesia Pintar. Kami akan memverifikasi desilnya, apakah dia termasuk desil yang layak untuk menerima bantuan atau tidak,” jelasnya.
Ia berharap hasil verifikasi nantinya dapat memenuhi persyaratan sehingga anak almarhumah bisa memperoleh bantuan pendidikan yang sesuai.
Sementara itu, Ketua RT 55, Abdul Hayat, menyampaikan apresiasi kepada Pemko Banjarmasin dan Dinsos yang telah memberikan perhatian kepada keluarga almarhumah.
Ia mengatakan, kunjungan dari Dinsos, pihak kecamatan, kelurahan, dan unsur terkait lainnya memberikan dukungan moril kepada keluarga yang sedang menghadapi musibah.
“Kami sebagai masyarakat di sini mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak terkait yang memperhatikan permasalahan warga kami,” ujar Hayat.
Hayat berharap perhatian pemerintah dapat terus berlanjut, terutama dalam membantu masa depan anak almarhumah.
Menurutnya, anak tersebut kini tinggal bersama kakek dan neneknya yang juga memiliki keterbatasan ekonomi karena mengandalkan pekerjaan tidak tetap atau serabutan.
“Kami berharap ke depannya ada dukungan dari pemerintah, supaya anak ini bisa terbantu, terutama untuk pendidikannya. Kasihan, sekarang dia ikut dengan kakek dan neneknya,” tuturnya.
Ia berharap dukungan pemerintah tidak hanya berupa perhatian saat kunjungan, tetapi juga dapat diwujudkan melalui akses terhadap program bantuan pendidikan maupun bantuan lain yang sesuai dengan kondisi keluarga.
Upaya tersebut dinilai penting untuk membantu memastikan anak almarhumah tetap memperoleh kesempatan pendidikan yang layak serta mendapat perhatian dalam menjalani masa pertumbuhannya. PW![]()








