Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar vaksinasi rabies, sterilisasi, dan pemeriksaan kesehatan hewan secara gratis di Museum Lambung Mangkurat, Banjarbaru, Minggu (4/10/2026) pagi.
Kegiatan bertajuk One Health PDHI Kalsel 2026 ini menyasar hewan penular rabies (HPR), seperti anjing, kucing, kera, dan musang. Selain vaksinasi, PDHI juga menyediakan layanan kastrasi atau sterilisasi gratis bagi kucing jantan. Sebanyak 40 ekor kucing mengikuti layanan tersebut.
Ketua PDHI Kalsel, drh Irinda Asdila Putri, mengatakan kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan sekaligus upaya meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pencegahan rabies.
“Untuk kegiatan One Health PDHI 2026 hari ini, kita melakukan vaksinasi rabies secara gratis yang didukung oleh Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Selatan serta para sponsor,” kata Irinda.
Menurutnya, konsep One Health menghubungkan kesehatan hewan, manusia, dan lingkungan. Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, di antaranya BKSDA, Balai Veteriner, Balai Karantina Ikan, Hewan, dan Tumbuhan, Dinas Kesehatan, komunitas pecinta hewan, serta kalangan akademisi.
Sementara itu, Ketua Animal Rescue Banjarmasin yang juga Medik Veteriner DKP3 Kota Banjarmasin, drh Annang Dwijatmiko, mengatakan pihaknya turut memberikan edukasi mengenai penanganan satwa liar dan cara memelihara hewan dengan baik.
“Kemarin kami bersama tim berhasil mengevakuasi berbagai jenis satwa, mulai dari reptil, primata, hingga bekantan. Semuanya telah kami lakukan pemeriksaan dan pengobatan,” ujar Annang.
Ketua pelaksana, Bayu Rahmad Muslimin, menyatakan, kegiatan tersebut merupakan rangkaian peringatan Hari Rabies Sedunia yang sebelumnya diawali dengan kegiatan webinar pada 26 September 2026 dan diikuti sekitar 300 peserta.
“Hari ini kita melaksanakan kegiatan sosial berupa vaksinasi rabies dan kastrasi. Tujuannya agar masyarakat memahami apa itu rabies dan bagaimana cara mencegahnya,” kata Bayu.
Ia berharap edukasi dan vaksinasi dapat mendukung target Indonesia bebas rabies pada 2030, termasuk Kalimantan Selatan.
“Mudah-mudahan Indonesia, terutama Kalimantan Selatan, bebas rabies,” harapnya.
Bayu menambahkan, rabies merupakan penyakit virus yang berbahaya bagi hewan maupun manusia. Vaksinasi menjadi salah satu langkah penting untuk mencegah penularan dan memberikan perlindungan terhadap hewan peliharaan. PW![]()








