28 C
Banjarbaru
Minggu, Oktober 4, 2026
spot_img

Tak Ingin Warga Terhalang Biaya, H. Endang Agustina Gelar Operasi Katarak Gratis di RSUD Boejasin

Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat kembali diwujudkan melalui program “Bantu Rakyat”. Anggota DPR RI Komisi III dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), H. Endang Agustina, menggelar bakti sosial operasi katarak gratis di RSUD H. Boejasin, Pelaihari, Minggu (4/10/2026).

Kegiatan tersebut mendapat antusiasme masyarakat. Pada tahap awal, sekitar 150 peserta mengikuti pemeriksaan atau skrining mata untuk mengetahui kondisi kesehatan sekaligus memastikan kelayakan medis sebelum menjalani operasi.

Skrining menjadi tahapan penting untuk menentukan pasien yang dapat melanjutkan ke tindakan operasi. Peserta yang dinyatakan memenuhi persyaratan medis nantinya dijadwalkan menjalani operasi katarak tanpa dipungut biaya.

H. Endang Agustina mengatakan, program “Bantu Rakyat” merupakan bagian dari upaya menghadirkan pelayanan yang dapat dirasakan langsung masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan penanganan katarak namun terkendala biaya.

“Kesehatan penglihatan sangat vital bagi produktivitas dan kualitas hidup masyarakat. Melalui program Bantu Rakyat ini, kami ingin memastikan kehadiran kami dapat memberikan manfaat langsung dan membantu mengembalikan penglihatan warga yang membutuhkan,” ujarnya.

Menurutnya, persoalan gangguan penglihatan tidak hanya menyangkut kesehatan, tetapi juga dapat berpengaruh terhadap aktivitas dan produktivitas masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Kolaborasi kegiatan tersebut juga mendapat sambutan dari jajaran direksi dan tim medis RSUD H. Boejasin. Seluruh proses skrining berlangsung dengan mengikuti prosedur dan standar pelayanan medis.

Bagi peserta yang lolos pemeriksaan, tahapan berikutnya adalah tindakan operasi katarak yang juga diberikan secara gratis melalui program bakti sosial tersebut.

Sejumlah peserta mengaku terbantu dengan adanya layanan ini. Pasalnya, biaya operasi katarak secara mandiri dinilai cukup besar bagi sebagian masyarakat.

Program tersebut diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan kali ini, tetapi dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat yang mendapatkan akses penanganan gangguan penglihatan.

Sebab, bagi warga yang selama ini terbatas oleh biaya, bisa kembali melihat dengan lebih baik bukan sekadar soal kesehatan, tetapi juga kesempatan untuk kembali beraktivitas dan menjalani kehidupan secara lebih mandiri.Dede

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Latest Articles

- Advertisement -spot_img