33 C
Banjarbaru
Kamis, September 17, 2026
spot_img

Tanah Laut Digadang Jadi Lumbung Pangan, Data Produksi Padi dan Jagung Terus Menguat

Gagasan menjadikan Kalimantan sebagai salah satu pilar ketahanan pangan nasional kini semakin mendapat perhatian. Salah satu daerah yang memiliki modal besar untuk mengambil peran tersebut adalah Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan.

Bukan tanpa alasan. Data Pemerintah Kabupaten Tanah Laut menunjukkan sektor tanaman pangan daerah ini terus menjadi salah satu kekuatan penting. Produksi padi Tanah Laut pada 2025 tercatat mencapai 176.518 ton, meningkat dibandingkan 169.270 ton pada 2024.

Sementara produksi jagung juga mengalami peningkatan. Pada 2025, produksi jagung tercatat 124.693 ton, naik dari 123.739 ton pada 2024. Data tersebut tercantum dalam Laporan Kinerja Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (Distanhorbun) Tanah Laut.

Peningkatan produksi padi tersebut antara lain didorong Program Optimalisasi Lahan Rawa (Opla) seluas 2.840,28 hektare serta program Tala Bungas atau Tanah Laut Lumbung Beras.

Program tersebut diarahkan untuk meningkatkan produksi padi melalui ekstensifikasi, peningkatan indeks pertanaman serta penggunaan benih unggul dan benih lokal berumur pendek.

Lahan Pertanian Puluhan Ribu Hektare

Besarnya peluang Tanah Laut juga terlihat dari dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.

Pemkab Tanah Laut mencatat kawasan tanaman pangan di daerah ini mencapai sekitar 29.610 hektare, dengan Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B) seluas 25.579 hektare.

Komoditas yang dibudidayakan masyarakat juga cukup beragam, mulai dari padi, jagung, kedelai, kacang tanah, kacang hijau, ubi kayu hingga ubi jalar.

Data tersebut memperlihatkan bahwa potensi Tanah Laut tidak hanya bertumpu pada satu komoditas.

Tanah Laut Jadi Sentra Jagung Kalsel

Potensi jagung Tanah Laut bahkan mendapat penguatan pada 2026.

Pada Juni 2026, Kabupaten Tanah Laut resmi dicanangkan sebagai sentra jagung Provinsi Kalimantan Selatan. Pemerintah daerah menyebut langkah tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan produksi jagung sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan mendukung program swasembada pangan nasional.

Jagung juga memiliki posisi strategis karena tidak hanya digunakan untuk kebutuhan pangan, tetapi menjadi salah satu bahan baku penting industri pakan ternak.

Dengan posisi tersebut, pengembangan jagung di Tanah Laut berpotensi membuka ruang lebih besar bagi penguatan sektor peternakan dan industri pengolahan berbasis bahan baku lokal.

Bukan Cuma Padi dan Jagung

Potensi Tanah Laut tidak berhenti pada tanaman pangan.

Sebagai daerah dengan wilayah pesisir, sektor perikanan juga memiliki peluang untuk dikembangkan. Begitu pula sektor peternakan yang selama ini menjadi bagian dari aktivitas ekonomi masyarakat.

Keberagaman komoditas tersebut menjadi modal penting apabila Tanah Laut diarahkan bukan sekadar sebagai daerah penghasil bahan mentah, tetapi sebagai kawasan produksi pangan yang terintegrasi.

Namun, potensi besar tersebut tetap memiliki sejumlah tantangan.

Ketersediaan alat dan mesin pertanian (alsintan), jaringan irigasi, jalan usaha tani, fasilitas penyimpanan hingga industri pengolahan menjadi bagian yang perlu terus diperkuat.

Persoalan hilirisasi juga menjadi penting.

Produksi yang besar belum otomatis menghasilkan nilai tambah maksimal apabila hasil pertanian hanya dijual dalam bentuk bahan mentah.

Karena itu, pengembangan penggilingan padi modern, industri pakan berbasis jagung dan hasil pertanian lokal, gudang penyimpanan serta cold storage untuk komoditas perikanan menjadi bagian penting dari rantai pangan Tanah Laut.

Pemkab Dorong Produksi dan Nilai Tambah

Arah pembangunan sektor pertanian Tanah Laut juga tidak hanya mengejar peningkatan produksi.

Dalam laporan kinerja Distanhorbun, Pemkab Tanah Laut mencantumkan sejumlah strategi, di antaranya peningkatan produksi pertanian, peningkatan nilai tambah pertanian serta penguatan kualitas kelembagaan kelompok tani.

Artinya, tantangan ke depan bukan hanya bagaimana menghasilkan lebih banyak padi dan jagung.

Tetapi juga bagaimana hasil tersebut dapat diolah, disimpan, dipasarkan dan memberikan nilai ekonomi lebih besar bagi petani.

Bahkan pada April 2026, Tanah Laut menjadi lokasi Gerakan Tanam Serempak 10.000 hektare di Kecamatan Panyipatan yang melibatkan program tanam pangan skala besar.

BPS: Pertanian Tetap Jadi Bagian Penting Ekonomi Tala

Dari sisi statistik makro, BPS Kabupaten Tanah Laut secara rutin menerbitkan data perkembangan ekonomi daerah melalui publikasi Tanah Laut Dalam Angka serta PDRB menurut lapangan usaha.

Publikasi Tanah Laut Dalam Angka 2026 memuat rangkuman data pembangunan dan hasil kegiatan pemerintah daerah maupun sektor swasta selama 2025 yang menjadi bahan monitoring, evaluasi dan perencanaan pembangunan.

Sementara publikasi PDRB Kabupaten Tanah Laut Menurut Lapangan Usaha 2021–2025 menjadi rujukan untuk melihat perkembangan perekonomian Tanah Laut berdasarkan berbagai lapangan usaha.

Data pemerintah dan BPS tersebut memperkuat gambaran bahwa sektor berbasis sumber daya alam, termasuk pertanian, menjadi bagian penting dalam struktur ekonomi Tanah Laut.

Tantangan Berikutnya: Naik Kelas

Tanah Laut sudah memiliki lahan, komoditas dan basis produksi.

Kini tantangannya adalah bagaimana daerah ini naik kelas dari sentra produksi menjadi kawasan pangan yang terintegrasi.

Modernisasi pertanian, digitalisasi, penguatan infrastruktur, investasi industri pengolahan dan perluasan akses pasar menjadi sejumlah faktor yang akan menentukan seberapa besar potensi tersebut dapat diwujudkan.

Jika seluruh mata rantai tersebut dapat diperkuat, Tanah Laut memiliki peluang untuk memainkan peran lebih besar dalam agenda ketahanan pangan Kalimantan Selatan dan nasional.

Bukan sekadar punya lahan luas. Bukan sekadar panen besar. Tantangan Tanah Laut berikutnya adalah memastikan setiap ton hasil pertanian mampu memberi nilai tambah dan memperkuat ketahanan pangan dari daerah hingga nasional. Dede

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Latest Articles

- Advertisement -spot_img