Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) SMAN 1 Panyipatan berlangsung semarak. Salah satunya melalui gelaran SMANPAN CUP 2026, turnamen minisoccer putri tingkat SLTA se-Kabupaten Tanah Laut.
Turnamen tersebut digelar di Lapangan SMAN 1 Panyipatan selama enam hari, mulai 26 hingga 31 Agustus 2026.
Sebanyak lima sekolah ambil bagian dalam kompetisi ini, yakni SMAN 1 Pelaihari, SMKN 1 Pelaihari, SMAN 1 Kurau, MA Sullamul Ulum, serta tuan rumah SMAN 1 Panyipatan.
Sejak pertandingan dimulai, para pemain tampil penuh semangat dan menunjukkan kemampuan terbaiknya. Tak hanya menjadi ajang perebutan gelar juara, SMANPAN CUP 2026 juga menjadi wadah bagi pelajar untuk mengembangkan bakat dan mempererat silaturahmi antarsekolah.
Hasilnya, SMAN 1 Pelaihari (SMANPEL) berhasil keluar sebagai Juara 1 SMANPAN CUP 2026.
Posisi Juara 2 diraih SMKN 1 Pelaihari. Sedangkan Juara 3 bersama ditempati SMAN 1 Kurau dan SMAN 1 Panyipatan.
Tak hanya penghargaan untuk tim, panitia juga memberikan apresiasi kepada sejumlah individu yang tampil menonjol selama turnamen.
Penghargaan Best Player diraih Aina dari SMAN 1 Pelaihari. Sementara gelar Top Score diberikan kepada Senia, yang juga memperkuat SMAN 1 Pelaihari.
Untuk kategori pelatih, penghargaan Best Coach diraih Ferdy dari SMKN 1 Pelaihari.
Ketua Panitia SMANPAN CUP 2026, Hardiansyah, S.Pd., turut berperan dalam pelaksanaan turnamen yang berlangsung hingga Senin, 31 Agustus 2026.
Kepala SMAN 1 Panyipatan, Aberani Sulaiman, M.M.Pd., menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ia mengapresiasi panitia, peserta, pendamping, serta seluruh pihak yang bersama-sama menyukseskan turnamen sehingga kegiatan dapat berjalan dengan baik, lancar dan sukses.
Budhie Dorong Lebih Banyak Turnamen Sepak Bola Putri
Apresiasi juga disampaikan Dwi Budisetiawan (Budhie) selaku Pelatih WOMEN’STALA dan ESCO Sepakbola Putri Tanah Laut.
Menurut Budhie, kegiatan seperti SMANPAN CUP sangat penting bagi perkembangan sepak bola putri di Tanah Laut. Turnamen menjadi kesempatan untuk melihat potensi pemain sekaligus mengukur hasil latihan yang selama ini dijalani.
“Intinya ulun ucapkan terima kasih kepada Bapak Kepala Sekolah dan panpel yang mau menyelenggarakan kegiatan untuk pemain sepak bola putri. Karena untuk ajang mengetahui bakat bermain, baik yang sudah bermain maupun yang mau bermain, serta menjadi tolok ukur untuk hasil latihan,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat semakin banyak digelar di Kabupaten Tanah Laut sehingga pembinaan sepak bola putri terus berkembang.
“Harapan ke depannya lebih banyak lagi festival sepak bola untuk pemain putri di Tanah Laut biar semakin berkembang, dan bisa berkolaborasi dengan ASBWITALA,” tambahnya.
SMANPAN CUP 2026 pun tidak sekadar menjadi ajang perebutan trofi. Kompetisi ini menjadi momentum bagi para pelajar untuk mendapatkan pengalaman bertanding, mengembangkan kemampuan, membangun persahabatan, sekaligus menumbuhkan semangat sportivitas.
Dengan semakin banyaknya festival dan turnamen sepak bola putri, diharapkan lebih banyak talenta muda Tanah Laut yang mendapat ruang untuk berkembang dan menjadi bagian dari pembinaan sepak bola putri di daerah. Dede![]()








