Kiprah remaja Kabupaten Tanah Laut di bidang kepemimpinan dan advokasi terus menunjukkan perkembangan. Salah satunya Miftahul Azkiya, 17 tahun, siswi SMAN 1 Bati-Bati yang saat ini menyandang status Wakil II Duta GenRe Putri Kabupaten Tanah Laut 2025.
Perjalanan kepemimpinan Miftahul dimulai sejak 2022 ketika ia berkesempatan mengikuti Jambore Nasional XI Pramuka di Cibubur, Jakarta. Pengalaman tersebut menjadi salah satu pijakan awal dalam membentuk jiwa kepemimpinan, kemandirian, serta kepeduliannya terhadap lingkungan sosial.
Semangat berorganisasi kemudian berlanjut dengan bergabung sebagai Pengurus Forum Anak Daerah (FAD) Kabupaten Tanah Laut pada September 2023.
Melalui organisasi tersebut, Miftahul aktif mempelajari isu pemenuhan hak anak sekaligus mendorong pentingnya suara dan partisipasi remaja.
Komitmennya di bidang anak dan remaja terus berkembang hingga pada November 2025 ia dipercaya menjadi Pengurus Forum Anak Daerah (FAD) Provinsi Kalimantan Selatan.
Berbekal pengalaman di FAD serta keterlibatannya dalam organisasi sekolah, khususnya PIK-R, Miftahul kemudian mengikuti Pemilihan Duta GenRe Kabupaten Tanah Laut 2025. Hasilnya, ia berhasil meraih posisi Wakil II Duta GenRe Putri Kabupaten Tanah Laut 2025.
Dari keterlibatannya di dua organisasi tersebut, lahirlah inovasi KOBER GenFad (Kolaborasi Bersama Generasi Berencana dan Forum Anak Daerah).
Program ini berangkat dari kepedulian Miftahul terhadap anak-anak usia transisi 10 hingga 15 tahun yang membutuhkan pendekatan edukasi yang interaktif, komunikatif, dan ramah anak.
Melalui pilar PIK-R Revitalization & Role Mentoring, KOBER GenFad tidak hanya memberikan edukasi kepada remaja usia transisi, tetapi juga mendorong pengurus PIK-R yang pasif agar kembali aktif serta memahami fungsi konseling sebaya.
Hingga kini, gerakan KOBER GenFad telah menjangkau lebih dari 500 penerima manfaat. Mereka mendapatkan edukasi mengenai berbagai isu remaja, termasuk bahaya pernikahan dini, sementara para pengurus PIK-R dibekali pemahaman mengenai peran dan tanggung jawab dalam menghidupkan kembali fungsi organisasi.
“Bagi saya, KOBER GenFad bukan hanya sebuah program, tetapi bentuk nyata kolaborasi untuk memastikan suara anak dan remaja benar-benar didengar. Saya ingin menciptakan ruang belajar yang menyenangkan, sehingga mereka tidak hanya mendapatkan informasi, tetapi juga berani menyampaikan pendapat dan mengambil peran,” ujar Miftahul kepada inikalsel.id, Kamis (27/8/2026).
Menurutnya, pengalaman berorganisasi sejak usia remaja memberikan banyak pelajaran tentang pentingnya kolaborasi dan keberanian untuk memulai sebuah gerakan.
“Saya percaya perubahan tidak harus dimulai dari sesuatu yang besar. Ketika kita berani mengeksplorasi, berkolaborasi, dan konsisten memberikan dampak, langkah kecil pun bisa meninggalkan jejak yang berarti,” katanya.
Dengan pengalaman kepemimpinan dari tingkat kabupaten hingga provinsi, Miftahul kini membawa semangat tersebut ke ajang Aduprov Duta GenRe Kalimantan Selatan 2026.
Ia berharap KOBER GenFad dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi anak dan remaja di Kalimantan Selatan.
“Eksplorasi Tanpa Batas, Hidupku Penuh Jejak. Itu motto yang selalu saya pegang. Saya ingin perjalanan ini bukan hanya tentang pencapaian pribadi, tetapi bagaimana setiap langkah yang saya ambil bisa memberikan manfaat dan menjadi bagian dari perubahan positif bagi generasi muda,” pungkasnya. Dede![]()








