36.3 C
Banjarbaru
Senin, Agustus 10, 2026
spot_img

Sampah Tala Masih Butuh Support Pusat, DPRKPLH Sampaikan Pesan ke Menteri Lingkungan Hidup

Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Tanah Laut membuka kondisi pengelolaan sampah di daerahnya. Dukungan pemerintah pusat, khususnya Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), dinilai masih dibutuhkan untuk memperkuat pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir.

Hal itu disampaikan Kepala DPRKPLH Tanah Laut, Gusti Dwi Erzandi Kasuma, S.T., M.T., saat mendampingi kunjungan Pembina Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Alia Jumhur Hidayat, ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Bakunci, Kelurahan Karang Taruna, Sabtu (8/8/2026).

Kunjungan tersebut turut dihadiri Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto, Ketua TP PKK Tanah Laut Hj. Dian Rahmat, Ketua DWP Kabupaten Tanah Laut Nor Aida Ismail Fahmi, Ketua DWP DPRKPLH Winda Erzandi, serta jajaran Pemkab Tanah Laut.

Rombongan meninjau langsung aktivitas pengelolaan sampah di TPA Bakunci, termasuk kondisi fasilitas dan proses pengolahan sampah yang berjalan di lokasi tersebut.

Erzandi mengatakan, kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk berdiskusi mengenai berbagai persoalan lingkungan, khususnya pengelolaan sampah di Tanah Laut.

Menurutnya, kehadiran Alia yang aktif dalam isu lingkungan diharapkan dapat memberikan motivasi bagi jajaran Pemkab Tanah Laut untuk semakin meningkatkan aksi dan pengelolaan lingkungan.

“Harapan kita dengan beliau sebagai pegiat lingkungan juga bisa memotivasi, tentunya harapan DPRKPLH ke depannya lebih baik lagi terhadap kegiatan aksi lingkungan,” ujarnya.

Namun di balik pengelolaan yang terus berjalan, DPRKPLH Tanah Laut mengakui masih membutuhkan dukungan dari pemerintah pusat.

Erzandi berharap aspirasi tersebut dapat diteruskan kepada Menteri Lingkungan Hidup agar dukungan terhadap pengelolaan sampah di Tanah Laut dapat semakin diperkuat.

“Kita juga minta tolong disampaikan kepada Pak Menteri bahwasanya kondisi DPRKPLH masih membutuhkan banyak support dari pemerintah pusat, khususnya Kementerian Lingkungan Hidup terkait dengan pengelolaan sampah,” katanya.

Menurut Erzandi, Alia juga dapat melihat langsung kondisi TPA Bakunci. Ia menyebut pengelolaan di lokasi tersebut telah berjalan cukup baik dan dilaksanakan berdasarkan mekanisme serta ketentuan yang diterapkan Kementerian Lingkungan Hidup.

“Alhamdulillah cukup lumayan bagus dan sudah melaksanakan sesuai dengan mekanisme yang sudah diterapkan sesuai dengan aturan di Kementerian Lingkungan Hidup,” jelasnya.

Ia berharap kunjungan tersebut tidak hanya menjadi agenda peninjauan, tetapi juga mampu memberikan motivasi baru bagi petugas dan seluruh pihak yang terlibat dalam pengelolaan lingkungan di Tanah Laut.

Termasuk mendorong keberlanjutan dukungan sarana dan peralatan yang sebelumnya telah diberikan pemerintah pusat untuk menunjang kegiatan pengelolaan lingkungan.

Erzandi menegaskan, persoalan sampah tidak bisa diselesaikan hanya dengan membuat suatu kawasan terlihat bersih.

Menurutnya, yang lebih penting adalah memastikan sampah benar-benar dikelola sejak dari sumber hingga ke tempat pemrosesan akhir.

“Tidak hanya melakukan kegiatan yang cukup bersih, kota bersih. Tetapi lebih kepada pengelolaan sampah, baik itu sampah rumah tangga, industri dan sebagainya, sehingga sampah itu terkelola dengan baik,” tegasnya.

DPRKPLH Tanah Laut pun mendorong pengelolaan sampah yang lebih menyeluruh dan berkelanjutan. Sistem tersebut diharapkan mampu memperkuat penanganan sampah dari hulu hingga hilir, bukan sekadar mengejar tampilan kawasan yang bersih.

Dengan dukungan pemerintah pusat dan penguatan sistem pengelolaan di daerah, Pemkab Tanah Laut berharap persoalan sampah dapat ditangani secara berkelanjutan, sekaligus menjaga kebersihan Pelaihari dan seluruh wilayah Kabupaten Tanah Laut. Dede

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Latest Articles

- Advertisement -spot_img