28 C
Banjarbaru
Selasa, April 21, 2026
spot_img

IKA-PMII Gelar Seminar Dorong Kolaborasi Lintas Sektor untuk Pembangunan 13 Daerah di Kalsel

Mengusung tema “Sinergi Pemangku Kepentingan Untuk Membangun Banua” Pengurus Wilayah (PW) Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA-PMII) Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar seminar yang dihadiri para kepala daerah.

Dibuka oleh Wakil Gubernur (Wagub) Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman, gelaran tersebut juga dihadiri oleh Ketua Umum IKA-PMII Fathan Subchi yang sekaligus melantik Pengurus PW dan PC IKA-PMII se Kalimantan Selatan.

“Kami membuka ruang seluas-luasnya untuk kolaborasi, menerima masukan, dan bersinergi dengan semua pihak, termasuk BPK RI, BPKP Kalsel, serta IKA PMII,” ucapnya kepada wartawan, Senin (20/4/2026) malam.

Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel, sekaligus memastikan pembangunan berjalan tepat sasaran, lanjutnya. IKA PMII tentu memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam pembangunan di 13 kabupaten/kota.

“Alumni PMII harus ambil peran dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Banua,” imbuhnya.

Dalam diskusi tersebut Wakil Ketua MUI Kalsel, Hafizh Anshari menyoroti rendahnya literasi keuangan masyarakat, khususnya di sektor keuangan syariah, serta masih maraknya praktik politik uang.

“Tata kelola keuangan tidak hanya tertib secara administratif, tetapi juga memberikan dampak langsung bagi masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu Kepala BPK Kalsel, Andriyanto menambahkan, seminar ini menjadi ruang strategis untuk mempertemukan para pemangku kepentingan dalam satu forum dialog, agar pengawasan dan pengelolaan keuangan negara berjalan lebih efektif.

“Masukan dari berbagai pihak akan membuat perencanaan pemeriksaan lebih tepat sasaran dan berdampak pada peningkatan kinerja pemerintah daerah,” paparnya.

Sekretaris PW IKA PMII Kalsel, Khairul Umam, mengatakan sinergi dengan pemerintah perlu terus diperkuat guna menjawab berbagai tantangan daerah.

“Ke depan, kita harus bergandengan menjawab tantangan banua. Sebagai mitra strategis, tentu kita berjalan bersama pemerintah,” ujarnya.

Selain itu, IKA PMII juga mendorong penguatan sumber daya manusia (SDM) melalui langkah konkret, salah satunya pembentukan berbagai asosiasi profesi.

Umam menyebut, ke depan akan dibentuk asosiasi dosen, pengusaha, hingga jurnalis sebagai wadah pengembangan kapasitas kader sesuai bidang masing-masing.

“Kita ingin ada ruang bagi kader untuk berkembang sekaligus berkonsolidasi berdasarkan profesi,” jelasnya.

Menurutnya, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya membangun infrastruktur SDM internal agar kader IKA PMII siap berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Hal senada disampaikan Ketua Pelaksana Pelantikan IKA PMII se-Kalsel 2025-2030 Syahruddin, yang menekankan pentingnya peran alumni sebagai teladan bagi kader aktif di berbagai tingkatan organisasi.

“Kami ingin alumni menjadi contoh bagi kader PMII yang masih berproses agar mereka dapat berkembang sesuai potensi yang dimiliki,” tutupnya. Stn

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Latest Articles

- Advertisement -spot_img