24 C
Banjarbaru
Kamis, Februari 12, 2026
spot_img

Cetak Jurnalis Muda Berintegritas, LPM Panda dan LPM Jelaga Gandeng AJI Sukses Gelar PJTL 2026

Menjawab tantangan disrupsi informasi dan pesatnya perkembangan teknologi media digital, Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Panda berkolaborasi dengan LPM Jelaga sukses menyelenggarakan Pelatihan Jurnalistik Tingkat Lanjut (PJTL) 2026. Kegiatan bergengsi yang bertujuan memperkuat kapasitas jurnalis mahasiswa ini berlangsung selama tiga hari berturut-turut, mulai tanggal 6 hingga 8 Februari 2026, bertempat di lingkungan Kampus STMIK Indonesia Banjarmasin.

Sebagai bentuk komitmen terhadap standar kualitas dan etika tertinggi, PJTL 2026 menggandeng Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Banjarmasin sebagai kolaborator utama dalam penyusunan kurikulum dan penyediaan mentor ahli.

Pelatihan ini dirancang khusus untuk meningkatkan kapasitas jurnalis mahasiswa dalam mengelola isu-isu kompleks.

Sebanyak tujuh pemateri ahli di bidangnya termasuk para jurnalis senior dari AJI dihadirkan untuk memberikan pembekalan mendalam, di antaranya mengenai teknik Jurnalisme Investigasi, manajemen Mobile Journalism (MoJo), Etika Fotografi Jurnalistik, serta strategi keamanan dalam Liputan Kelompok Rentan.

Ketua Pelaksana PJTL 2026, Irfan Maulana, menegaskan bahwa pelatihan ini bertujuan mencetak jurnalis kampus yang tidak hanya mahir secara teknis, tetapi juga memiliki integritas tinggi dan komitmen moral yang kuat.

“Jurnalis memiliki peran strategis dalam membentuk opini publik. Oleh karena itu, melalui PJTL kami mendorong peserta agar mampu berpikir kritis, menjaga independensi, serta menjunjung tinggi kode etik jurnalistik dalam setiap proses kerja,” tegas Irfan.

Lebih lanjut, Irfan berharap PJTL dapat melahirkan generasi jurnalis muda yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, namun tetap berpegang teguh pada prinsip-prinsip dasar jurnalistik yang fundamental.

“Kemajuan media harus diimbangi dengan kualitas informasi yang akurat, berimbang, dan berpihak pada kepentingan publik. Kita tidak ingin teknologi justru membuat kualitas berita menurun, justru sebaliknya, teknologi harus mempercepat penyebaran informasi yang benar,” tambahnya.

Senada dengan hal tersebut, Pimpinan Umum LPM Panda, Lutfi, menekankan pentingnya kolaborasi ini dalam memperkuat jaringan pers mahasiswa di Banjarmasin. Menurutnya, output dari pelatihan ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat melalui karya jurnalistik yang berkualitas dan mendalam.

“Kami ingin memastikan jurnalis mahasiswa mampu menjadi penjaga kebenaran di tengah arus informasi yang cepat dan seringkali menyesatkan. Kolaborasi LPM Panda dan LPM Jelaga bersama AJI ini adalah upaya menyatukan visi untuk menciptakan ekosistem pers mahasiswa yang lebih sehat dan profesional,” kata Lutfi.

“Semoga bekal ilmu yang didapat selama PJTL ini dapat diimplementasikan, baik dalam produk pers kampus maupun kontribusi ke media arus utama, serta membawa perubahan positif bagi masyarakat umum,” tutup Lutfi. Lut

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Latest Articles

- Advertisement -spot_img