29.6 C
Banjarbaru
Rabu, Januari 21, 2026
spot_img

Dewan Pembina GEKRAB Banua Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif Berbasis Kolaborasi dan Inovasi

Dewan Pembina Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Ekonomi Kreatif Banua (DPP GEKRAB Banua) yang juga Kepala Dinas Perindustrian Provinsi Kalimantan Selatan, Abdul Rahim, menegaskan bahwa sektor ekonomi kreatif memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan harus dikelola secara berkelanjutan. Hal tersebut disampaikannya dalam sambutan pada kegiatan Pelantikan dan Pengukuhan Ketua serta Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) GEKRAB Banua Kabupaten dan Kota se-Kalimantan Selatan masa bakti 2025–2030, di Aula RRI Banjarmasin, Minggu (18/1/2026).

Abdul Rahim menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut dan berharap pelantikan ini membawa keberkahan serta menjadi momentum penting dalam mengembangkan potensi ekonomi kreatif di Banua. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran pengurus DPP GEKRAB Banua, khususnya Ketua Umum H. Ahmad Rabbani dan Sekretaris Jenderal Doni Haryanto, serta seluruh tamu undangan yang hadir.

“Ekonomi kreatif saat ini menunjukkan peran yang sangat penting dalam perekonomian Indonesia. Sektor ini memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional dan didominasi oleh pelaku usaha mikro dan kecil, dengan generasi muda berada di garis terdepan sebagai penggerak utama,” ujarnya.

Ia menjelaskan, generasi muda memiliki peran strategis dalam mengombinasikan kreativitas dan teknologi untuk menciptakan model bisnis baru berbasis produk dan jasa. Oleh karena itu, keberadaan wadah seperti GEKRAB Banua dinilai sangat penting untuk mendukung pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) serta UMKM agar mampu berkembang, berinovasi, dan beradaptasi dengan digitalisasi.

Menurut Abdul Rahim, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Perindustrian terus berkomitmen mendukung pengembangan ekonomi kreatif melalui berbagai program, mulai dari perencanaan dan pembangunan industri, pelatihan sumber daya manusia, hingga promosi dan kerja sama pengembangan pelaku IKM. Berbagai kegiatan seperti Borneo Sasirangan Creative Festival 2025, pameran nasional dan internasional, serta program pelatihan dan pendampingan telah dilaksanakan untuk meningkatkan daya saing industri kreatif daerah.

“Perubahan perilaku konsumen yang semakin mengarah pada produk kreatif, seperti kuliner lokal, fesyen, dan kriya, membuka peluang pasar yang luas bagi UMKM di Kalimantan Selatan. Potensi ini harus kita kelola bersama secara berkelanjutan,” tegasnya.

Ia menambahkan, pengembangan ekonomi kreatif sejalan dengan visi dan misi pembangunan Kalimantan Selatan sebagaimana tertuang dalam RPJMD Provinsi Kalimantan Selatan 2025–2029, yakni mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, merata, dan berbasis syariah.

Menutup sambutannya, Abdul Rahim mengajak seluruh pengurus dan anggota GEKRAB Banua untuk bersama-sama memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Kalimantan Selatan, memberikan ruang dan perlindungan bagi kreativitas generasi muda, serta mendorong pelaku usaha untuk terus berkarya dan berinovasi demi kemajuan Banua. As

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Latest Articles

- Advertisement -spot_img